silahkan bagi teman2 aktivis/guru dari lembaga pendidikan khususnya MI, ane kasih buku penunjang nih. silahkan download DISINI
bagi teman2 yang masih sekolah ditingkat SMA/SMU/SMK, nih ane bantu buat latihan mengisi soal-soal UASBN-nya lengkap dengan jawabannya. ane harap mudah-mudahan dapat membantu. jika teman2 tertarik silahkan teman2 bisa download DISINI
Windows XP mempunyai [Utility System Restore] yang mampu mengubah setingan menjadi bentuk standar (setingan yang sesuai), membuang semua sistem yang telah diganti,dan mengembalikannya ke bentuk semula (default). Hal semacam ini juga berguna mengatasi virus yang menyerang PC atau terdapat kerusakan software (file corrupt) yang menyebabkan aplikasi tidak bisa dijalankan sehingga membuat hard-disk dipenuhi dengan file program yang tidak
bisa dijalankan.
Pada kondisi default, [system restore] menempati 12% dari setiap logical drive-nya. Anda bisa mengurangi jumlah ruang (space) [system restore] dengan mengatur utility-nya atau mematikan fitur tersebut.
Langkah-langkah pengaturannya sebagai berikut.
1. Klik Kanan [My Computer], kemudian pilih [Properties].
2. Pilih tabs [System Restore].
3. Disable [System Restore] dengan memberikan check list(centang) pada kotak [turn off system restore on all drives]. Atau dengan menggunakan cara lain, yaitu menyoroti drive yang diinginkan, kemudian klik [Settings].
Dengan menggunakan slider, Anda dapat mengatur seberapa banyak space di drive [System Restore] yang akan digunakan untuk restore point. Pengurangan beberapa limit angka dari fleksibilitas [System Restore] dapat mengurangi sampai 5% (bahkan lebih) dari total kapasitas hard-disk.
4. Klik [OK] untuk menyimpan perubahan pengaturan.
5. Restart komputer Anda.
Mengubah Virtual Memory
Penempatan halaman file [Page File]
Halaman file adalah satu atau banyak area dari sebuah harddisk yang telah dipatok oleh Windows XP sebagai [Virtual Memory]. Untuk Memasukkannya sangat sederhana. Logikanya,
seperti memesan sebuah area untuk digunakan mengisi data pada main memory.
[Virtual Memory] dapat diakses dengan Windows, seperti Physical Memory, tetapi itu masih terlalu lambat. Keduanya (virtual dan physical memory) lebih lambat dibandingkan dengan
kecepatan RAM (Random Access Memory). Sebenarnya, Windows XP menggunakan halaman file secara berkelanjutan dengan mengabaikan jumlah free memory di system Anda. Dengan kata lain, ketika Anda mengoptimalkan file ini, akan memberikan efek positif pada performa (kecepatan) komputer.
bisa dijalankan.
Pada kondisi default, [system restore] menempati 12% dari setiap logical drive-nya. Anda bisa mengurangi jumlah ruang (space) [system restore] dengan mengatur utility-nya atau mematikan fitur tersebut.
Langkah-langkah pengaturannya sebagai berikut.
1. Klik Kanan [My Computer], kemudian pilih [Properties].
2. Pilih tabs [System Restore].
3. Disable [System Restore] dengan memberikan check list(centang) pada kotak [turn off system restore on all drives]. Atau dengan menggunakan cara lain, yaitu menyoroti drive yang diinginkan, kemudian klik [Settings].
Dengan menggunakan slider, Anda dapat mengatur seberapa banyak space di drive [System Restore] yang akan digunakan untuk restore point. Pengurangan beberapa limit angka dari fleksibilitas [System Restore] dapat mengurangi sampai 5% (bahkan lebih) dari total kapasitas hard-disk.
4. Klik [OK] untuk menyimpan perubahan pengaturan.
5. Restart komputer Anda.
Mengubah Virtual Memory
Penempatan halaman file [Page File]
Halaman file adalah satu atau banyak area dari sebuah harddisk yang telah dipatok oleh Windows XP sebagai [Virtual Memory]. Untuk Memasukkannya sangat sederhana. Logikanya,
seperti memesan sebuah area untuk digunakan mengisi data pada main memory.
[Virtual Memory] dapat diakses dengan Windows, seperti Physical Memory, tetapi itu masih terlalu lambat. Keduanya (virtual dan physical memory) lebih lambat dibandingkan dengan
kecepatan RAM (Random Access Memory). Sebenarnya, Windows XP menggunakan halaman file secara berkelanjutan dengan mengabaikan jumlah free memory di system Anda. Dengan kata lain, ketika Anda mengoptimalkan file ini, akan memberikan efek positif pada performa (kecepatan) komputer.
Langkah-langkah mengoptimalkan page file [Virtual Memory] sebagai berikut.
1. Klik kanan [My Computer], kemudian pilih [Properties].
2. Pilih tabs [Advance], klik [Setting] pada bagian [Performance].
3. Pada opsional [Performance Options], pilih tabs [Advanced].
Kemudian, klik [Change] pada bagian [Virtual Memory].
4. Selanjutnya, Anda bisa memilih dan mengatur ukuran (size) [Page File] pada drive sesuai dengan keinginan.
5. Restart komputer.
Ukuran (size) [Page File]
Ukuran standar (default) page file (virtual memory) diatur dengan memperhatikan starting size dan maximum size. Untuk mengubah size page file sebagai system demand dalam rentang
nilai tersebut masih diperbolehkan oleh Windows.
Langkah mengubah ukuran [virtual memory] sebagai berikut.
- Pilih dan centangi [Custom Size]. [Inisial Size] diatur dan disesuaikan dengan nilai yang direkomendasikan, [Recomended] yang dijumlahkan dengan angka yang sama.
- Pada [Maximum Size], nilai yang dimasukkan sesuai dengan
- keinginan Anda. Jika ingin memakai default-nya, Anda tidak perlu mengubahnya.
- Jika Anda ingin mengatur sendiri [Maximum Size], masukkan nilai yang lebih kecil dari nilai [Space Available].
- Atau nilai [Maximum Size] yang Anda masukkan adalah maksimal tiga kali lipat dari ukuran RAM komputer. Apabila nilai [Maximum Size] lebih besar dari nilai RAM, akan menyebabkan berkurangnya kinerja (performa) computer karena memaksa RAM bekerja lebih ekstra. Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, RAM akan cepat panas atau kejadian yang paling fatal adalah RAM terbakar
Dalam kehidupan sehari-hari, reakasi nuklir jarang sekali berkaitan dengan fenomena alam. Sebagian besar fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari hanya melibatkan gravitasi dan elektromagnetik.
Inti atom terdiri dari muatan positif dan neutron, diantara muatan positif dalam inti atom timbul gaya saling tolak (saling menjauh), namun hal ini masih dapat ditahan oleh suatu gaya sehingga inti atom bermuatan positif tersebut tidak saling menjauh (Binding energy).
Pada tahun 1896, Henri Becquerel meneliti fenomena fosforesensi pada garam uranium yang kemudian dia sebut dengan radioaktivitas. Bersama dengan sepasang ilmuawan lain, Pierre Curie dan Marie Curie, mereka telah memulai penelitian terkait dengan fenomena ini. Dalam prosesnya, mereka mengisolasi unsur radium yang sangat radioaktif. Mereka menemukan bahwa material radioaktif memproduksi gelombang yang intens, yang mereka namai dengan alfa, beta, dan gamma. Beberapa jenis radiasi yang mereka temukan mampu menembus berbagai material dan semuanya dapat menyebabkan kerusakan. Seluruh peneliti radioaktivitas pada masa itu menderita luka bakar akibat radiasi, yang mirip dengan luka bakar akibat sinar matahari, dan hanya sedikit yang memikirkan hal itu.
Fenomena baru mengenai radioaktivitas diketahui sejak adanya paten di dunia kedokteran yang melibatkan bahan radioaktiv. Secara perlahan, diketahui bahwa radiasi yang diproduksi oleh peluruhan bahan radioaktif adalah radiasi pengion. Banyak peneliti bahan radioaktif di masa lalu mati karena kanker akibat dari paparan yang mereka terima dari bahan radioaktiv.
Setelah pemahaman tentang nuklir semakin maju, pemahaman akan karakteristik atau sifat radioaktifitas menjadi lebih baik. Beberapa inti atom yang berukuran besar cenderung tidak stabil, sehingga terjadi peluruhan sampai terbentuknya inti stabil. Pemahaman akan tiga bentuk radiasi yang ditemukan oleh Becquerel dan Curie juga semakin baik, peluruhan alfa terjadi ketika inti atom melepaskan partikel alfa, yaitu dua proton dan dua neutron, setara dengan inti atom helium; peluruhan beta terjadi ketika pelepasan partikel beta, yaitu elektron berenergi tinggi;
peluruhan gamma merupakan pelepasan sinar gamma, peluruhan gamma tidak sama dengan radiasi alfa dan beta, namun merupakan radiasi elektromagnetik dengan frekuensi dan energi yang sangat tinggi. Ketiga jenis radiasi terjadi secara alami, dan radiasi sinar gamma adalah yang paling berbahaya dan sulit ditahan.
Reaksi Nuklir Fisi adalah proses pembelahan inti menjadi atom-atom yang lebih kecil dan disertai dengan pelepasan energi dan neutron. Jika neutron ini ditangkap oleh inti atom lainnya yang tidak stabil , makan inti tersebut akan membelah juga, memicu reaksi berantai. Jika jumlah rata-rata neutron yang diepaskan per inti atom yang melakukan fisi ke inti atom lain disimbolkan dengan k, maka nilai k yang lebih besar dari 1 menunjukkan bahwa reaksi fisi melepaskan lebih banyak neutron dari pada jumlah yang diserap, sehingga dapat dikatakan bahwa reaksi ini dapat berdiri sendiri. Massa minimum dari suatu material fisi yang mampu melakukan reaksi fisi berantai yang dapat berdiri sendiri dinamakan massa kritis.
Ketika neutron ditangkap oleh inti atom yang tepat, fisi akan terjadi dengan segera, atau inti atom akan berada dalam kondisi yang tidak stabil dalam waktu yang singkat.
Ketika ditemukan pada masa Perang Dunia II, hal ini memicu beberapa negara untuk memulai program penelitian mengenai kemungkinan membuat bom atom, sebuah senjata yang menggunakan reaksi fisi untuk menghasilkan energi yang sangat besar, jauh melebihi peledak kimiawi (TNT, dsb). Proyek Manhattan, dijalankan oleh Amerika Serikat dengan bantuan Inggris dan Kanada, mengembangkan senjata fisi yang digunakan untuk melawan Jepang di tahun 1945. Selama proyek tersebut, reaktor fisi pertama dikembangkan, meski awalnya digunakan hanya untuk pembuatan senjata dan bukan untuk menghasilkan listrik untuk masyarakat.
Namun, jika neutron yang digunakan dalam reaksi fisi dapat dikendalikan, misalnya dengan bahan penyerap neutron, dan kondisi tersebut masih menjadikan massa material nuklir berstatus kritis, maka reaksi fisi dapat dikendalikan. Hal inilah yang yang mendasari prinsip kerja reaktor nuklir. Neutron bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, untuk mengendalikan neutro agar tidak berekasi dengan inti yang lain, maka neutron harus diperlambat dengan menggunakan bahan penyerap neutron sebelum akhirnya mereka bisa dengan mudah ditangkap. Saat ini, metode seperti ini umum digunakan untuk menghasilkan listrik.
Reaksi Nuklir Fusi
Jika dua inti atom bertabrakan, terdapat kemungkinan terjadi reaksi nuklir fusi. Proses ini akan melepas atau menyerap energi. Jika inti atom hasil tabrakan lebih ringan dari besi, maka pada umumnya rekasi nuklir fusi akan melepaskan energi, namun jika inti atom hasil tabrakan lebih berat dari besi, maka pada umumnya reaksi nuklir fusi akan menyerap energi. Proses reaksi nuklir fusi yang paling sering terjadi adalah pada bintang, energi reaksi nuklir fusi yang terjadi pada bintang dihasilkan dari rekasi nuklir fusi hidrogen dan menghasilkan helium. Dari reaksi nuklir fusi, bintang-bintang juga membentuk unsur unsur ringan seperti lithium dan kalsium melalui stellar nucleosynthesis.
Proses alami dari astrofisika ini bukanlah contoh dari teknologi nuklir. Karena daya dorong energi yang tinggi dari inti atom, fusi sulit untuk dilakukan dalam keadaan terkendali (contoh: bom hidrogen). Fusi terkontrol bisa dilakukan dalam akselerator partikel, yang merupakan suatu system bagaimana unsur sintetis dibuat. Kesulitan teknis dan teoritis menghalangi pengembangan teknologi fusi nuklir untuk kepentingan sipil, meski penelitian mengenai teknologi ini di seluruh dunia terus berlanjut sampai sekarang.
Fusi nuklir secara teoritis mulai diteliti ketika Perang Dunia II, ketika para peneliti Proyek Manhattan yang dipimpin oleh Edward Teller menelitinya sebagai metode pembuatan bom. Proyek ini ditinggalkan setelah menyimpulkan bahwa hal ini memerlukan reaksi fisi untuk mengaktifkan bom hidrogen. Hal ini terus terjadi hingga pada tahun 1952, peledakkan bom hidrogen pertama dilakukan. Disebut bom hidrogen karena memanfaatkan reaksi antara deuterium dan tritium, isotop dari hidrogen. Reaksi fusi menghasilkan energi lebih besar per satuan massa material dibandingkan reaksi fisi, namun lebih sulit menjadikannya bereaksi secara berantai. (Akhmad Khusyairi)
Ref : www.wikipedia.org
الحمد لله رب العالمين وبه نستعين على امورالدنيا والدين. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه أجمعين. اما بعد
فياعباد الله أوصيكم وإياي بتقوى الله فقد فاز المتقون, وقال الله تعالى "ياأيهاالذين أمنوا اتقوالله حق تقاته ولاتموتن إلا وأنتم مسلمون" وقال النبي صلى الله عليه وسلم: اتق الله حيثما كنت واتبع السيئة الحسنة تمحوها وخالق الناس بخلق حسن. صدق الله العلي العظيم وصدق رسوله النبي الحبيب الكريم, والحمد لله رب العالمين.
Hadirin Jama’ah Jum’ah rahimakumullah
Pada hari ini, marilah kita meningkatkan taqwa kita kepada Allah swt. Semoga dalam perjalanan kehidupan kita setiap perilaku kita senantiasa dalam naungan rahmat dan hidayah-Nya. Tak lupa juga kita senantiasa bertabarruk kepada manusia yang paling utama, yang hanya karenanya Allah swt menciptakan alam seisinya. Muhammad saw. junjungan dan panutan kita umat muslim semua.
Hadirin Jama’ah Jum’ah yang Dimuliakan Allah...
Manusia mempunyai peran cukup penting di dunia. Kondisi baik dan buruk kehidupan di dunia tergantung pada baik buruknya prilaku manusia sebagai penghunianya. Inilah tugas manusia selaku khalifatullah seperti yang diterangkan. Allah dalam Surah al-Baqarah ayat: 30 yang dilanjutkan dengan ayat 31
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Artinya:
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Maksud kata ‘khalifah’ dalam ayat di atas adalah manusia. Sedangkan kata asma’ dalam ayat selanjutnya bermakna ‘nilai’. Maksudnya, Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi sebagai ‘manifestasi’ Allah SWT yang berkewajiban mengembangkan asma’ (nilai) ilhiyah. Di antara ‘nilai-nilai ilahiyah di muka bumi adalah wujudnya keberagaman makhluk baik binatang ataupun tumbuhan. Misalnya ayam ada ayam kate, ayam pedaging, ayam jawa dan lain sebagainya. Tumbuhan apalagi, anggrek saja mempunyai berbagai farian, jenis rumput-rumputan. Begitulah sunnatullah yang selalu menjadikan sesuatu dengan beragam. Apalagi manusia, Allah SWT menjadikan manusia dalam berbagai etnis, ras, bangsa, suku, bahasa, status sosial dan sebagainya. Hal itu merupakan manifestasi Allah SWT sebagai rabb bagi alam semesta (rabb al-‘aalamin).
Jama’ah Jum’at yang di rahmati Allah...
Sepertinya, Allah SWT sengaja tidak menjadikan komunitas manusia dalam kondisi yang seragam, karena Allah SWT ingin menguji kwalitas manusia, apakah mereka mampu membangun keharmonisan dalam perbedaan? Sehingga tercipta kehidupan yang saling menghormati dalam persaingan yang sehat. Padahal bisa saja Allah SWT menciptakan manusia dalam satu macam saja, Allah SWT berfirman dalam surah al-Ma’idah 48 Artinya: “Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Allah menciptakan kalian dalam kondisi satu komunitas saja. Tetapi Allah hendak menguji kalian dengan pemberian-Nya itu (heterogenitas) kepada kalian. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.”
Dalam menyikapi perbedaan ini, baik kiranya kita bercermin kepada laku Nabi Muhammad saw selama hidup di Madinah. Betapa beliau menghormati kelompok agama lain tanpa harus mengurangi semangat berdakwah Islam kepada mereka. Begitu pula Indonesia, Indonesia mempunyai bangsa yang majemuk. Mungkin di atas bumi ini hanya Indonesia yang dikaruniai Allah SWT. sebagai sebuah bangsa yang mempunyai ratusan suku, bahasa, tradisi dan budaya. Keragaman tersebut bukanlah tragedi, tetapi sebuah potensi yang dapat dijadikan instrumen untuk menciptakan kehidupan yang kreatif, inovatif dan kompetitif. Karena itu perlu adanya langkah pemahaman dalam menghadapi perbedaan ini. Sehingga kita sebagai manusia sukses menjalankan tugas Allah SWT dengan mengolah perbedaan menjadi harmonisitas sosial.
Oleh karena itu para haidirin semua, perlu kiranya kita melihat beberapa konsep dalam Islam mengenai perbedaan agar kiranya kita dapat memahami dan memaknai kehidupan yang berbeda-beda ini. Pertama ;
1. Ruh al-ta’addudiyyah yaitu upaya memahami orang lain. Keragaman manusia bukanlah petaka. Maka keragaman Indonesia merupakan potensi. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut perlu kesadaran rakyat negeri ini untuk saling mengenal dan memahami orang lain di sekitarnya, “Sesungguhnya Allah menciptakan kalian terdiri dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal.” QS. Al-Hujurat: 13
2. Ruh al-wathaniyya, upaya mengembangkan dan melestarikan tradisi. Sudah menjadi kemakluman bersama bahwa luasnya Indonesia dengan berbagai pulau secara geografis juga menjelaskan bahwa negeri ini kaya akan tradisi. Menghormati budaya sendiri dan melestarikannya merupakan upaya menanamkan sikap kebangsaan yang kuat terhadap diri sendiri. Sehingga tercipta suatu identitas individu/komunitas yang dapat melahirkan karakter sebuah bangsa.
3. Ruh al-insaniyyah, yaitu upaya menjaga komitmen kemanusiaan dalam berbangsa dan bernegara. Yaitu k omitmen menjaga esensi kemanusiaan dalam berbangsa dan negara di tengah realitas kemajemukan. Maka kita perlu menyadari bahwa seseorang tidak mungkin dapat melangkah sendirian tanpa orang lain. Semua kelompok masyarakat mempunyai hak dan kewajiban yang sama di mata hukum. Komitmen berbangsa dan bernegara berarti komitmen untuk tidak melakukan penindasan, diskriminasi, serta aksi kejahatan lainnya terhadap kelompok anak bangsa sendiri, hingga bangsa dan negara lain.
4. Ruh al-tadayyun (Memahami ideologi lain) upaya menanamkan kesadaran pada diri sendiri bahwa setiap manusia mempunyai ideologi yang tidak harus sama dengan ideologi kita. Di tengah keragaman ideologi, yang paling ideal adalah memahami substansi ideologi sebagai sebuah ajaran yang mencita-citakan kedamaian. Yaitu ideologi ahlussunnah wal Jama’ah.
Empat langkah di atas merupakan tahapan upaya kita menjalin hidup ditengah masyarakat ini biar lebih islami. Sehingga pada tahap ideal akan terbentuk sebuah tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan hakikat kemanusiaan. Maka perjuangan yang meletakkan ‘nilai-nilai’ di atas sebagai dasar perjuangan, akan melahirkan sebuah iklim yang ideal, yaitu terciptanya sebuah bangsa yang menempatkan hakikat kemanusiaan di atas segala-galanya.
Para hadirin Jam’ah Jum’ah yang dimuliakan Allah
Di akhir khutbah ini saya mengajak diri saya sendiri dan jamaah sekalian, agar terus merenung bertafakkur, menimbang keadaan di sekitar kita. Merenungkan berbagai fenomena dan kejadian di sekitar kita, sudahkan kita melakukan sesuatu demi kebaikan bersama? Marilah kita jawab dalam hati kecil kita
بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ, وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Hadirin Jama’ah Jum’ah rahimakumullah
Pada hari ini, marilah kita meningkatkan taqwa kita kepada Allah swt. Semoga dalam perjalanan kehidupan kita setiap perilaku kita senantiasa dalam naungan rahmat dan hidayah-Nya. Tak lupa juga kita senantiasa bertabarruk kepada manusia yang paling utama, yang hanya karenanya Allah swt menciptakan alam seisinya. Muhammad saw. junjungan dan panutan kita umat muslim semua.
Hadirin Jama’ah Jum’ah yang Dimuliakan Allah...
Manusia mempunyai peran cukup penting di dunia. Kondisi baik dan buruk kehidupan di dunia tergantung pada baik buruknya prilaku manusia sebagai penghunianya. Inilah tugas manusia selaku khalifatullah seperti yang diterangkan. Allah dalam Surah al-Baqarah ayat: 30 yang dilanjutkan dengan ayat 31
Artinya:
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Maksud kata ‘khalifah’ dalam ayat di atas adalah manusia. Sedangkan kata asma’ dalam ayat selanjutnya bermakna ‘nilai’. Maksudnya, Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi sebagai ‘manifestasi’ Allah SWT yang berkewajiban mengembangkan asma’ (nilai) ilhiyah. Di antara ‘nilai-nilai ilahiyah di muka bumi adalah wujudnya keberagaman makhluk baik binatang ataupun tumbuhan. Misalnya ayam ada ayam kate, ayam pedaging, ayam jawa dan lain sebagainya. Tumbuhan apalagi, anggrek saja mempunyai berbagai farian, jenis rumput-rumputan. Begitulah sunnatullah yang selalu menjadikan sesuatu dengan beragam. Apalagi manusia, Allah SWT menjadikan manusia dalam berbagai etnis, ras, bangsa, suku, bahasa, status sosial dan sebagainya. Hal itu merupakan manifestasi Allah SWT sebagai rabb bagi alam semesta (rabb al-‘aalamin).
Jama’ah Jum’at yang di rahmati Allah...
Sepertinya, Allah SWT sengaja tidak menjadikan komunitas manusia dalam kondisi yang seragam, karena Allah SWT ingin menguji kwalitas manusia, apakah mereka mampu membangun keharmonisan dalam perbedaan? Sehingga tercipta kehidupan yang saling menghormati dalam persaingan yang sehat. Padahal bisa saja Allah SWT menciptakan manusia dalam satu macam saja, Allah SWT berfirman dalam surah al-Ma’idah 48 Artinya: “Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Allah menciptakan kalian dalam kondisi satu komunitas saja. Tetapi Allah hendak menguji kalian dengan pemberian-Nya itu (heterogenitas) kepada kalian. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.”
Dalam menyikapi perbedaan ini, baik kiranya kita bercermin kepada laku Nabi Muhammad saw selama hidup di Madinah. Betapa beliau menghormati kelompok agama lain tanpa harus mengurangi semangat berdakwah Islam kepada mereka. Begitu pula Indonesia, Indonesia mempunyai bangsa yang majemuk. Mungkin di atas bumi ini hanya Indonesia yang dikaruniai Allah SWT. sebagai sebuah bangsa yang mempunyai ratusan suku, bahasa, tradisi dan budaya. Keragaman tersebut bukanlah tragedi, tetapi sebuah potensi yang dapat dijadikan instrumen untuk menciptakan kehidupan yang kreatif, inovatif dan kompetitif. Karena itu perlu adanya langkah pemahaman dalam menghadapi perbedaan ini. Sehingga kita sebagai manusia sukses menjalankan tugas Allah SWT dengan mengolah perbedaan menjadi harmonisitas sosial.
Oleh karena itu para haidirin semua, perlu kiranya kita melihat beberapa konsep dalam Islam mengenai perbedaan agar kiranya kita dapat memahami dan memaknai kehidupan yang berbeda-beda ini. Pertama ;
1. Ruh al-ta’addudiyyah yaitu upaya memahami orang lain. Keragaman manusia bukanlah petaka. Maka keragaman Indonesia merupakan potensi. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut perlu kesadaran rakyat negeri ini untuk saling mengenal dan memahami orang lain di sekitarnya, “Sesungguhnya Allah menciptakan kalian terdiri dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal.” QS. Al-Hujurat: 13
2. Ruh al-wathaniyya, upaya mengembangkan dan melestarikan tradisi. Sudah menjadi kemakluman bersama bahwa luasnya Indonesia dengan berbagai pulau secara geografis juga menjelaskan bahwa negeri ini kaya akan tradisi. Menghormati budaya sendiri dan melestarikannya merupakan upaya menanamkan sikap kebangsaan yang kuat terhadap diri sendiri. Sehingga tercipta suatu identitas individu/komunitas yang dapat melahirkan karakter sebuah bangsa.
3. Ruh al-insaniyyah, yaitu upaya menjaga komitmen kemanusiaan dalam berbangsa dan bernegara. Yaitu k omitmen menjaga esensi kemanusiaan dalam berbangsa dan negara di tengah realitas kemajemukan. Maka kita perlu menyadari bahwa seseorang tidak mungkin dapat melangkah sendirian tanpa orang lain. Semua kelompok masyarakat mempunyai hak dan kewajiban yang sama di mata hukum. Komitmen berbangsa dan bernegara berarti komitmen untuk tidak melakukan penindasan, diskriminasi, serta aksi kejahatan lainnya terhadap kelompok anak bangsa sendiri, hingga bangsa dan negara lain.
4. Ruh al-tadayyun (Memahami ideologi lain) upaya menanamkan kesadaran pada diri sendiri bahwa setiap manusia mempunyai ideologi yang tidak harus sama dengan ideologi kita. Di tengah keragaman ideologi, yang paling ideal adalah memahami substansi ideologi sebagai sebuah ajaran yang mencita-citakan kedamaian. Yaitu ideologi ahlussunnah wal Jama’ah.
Empat langkah di atas merupakan tahapan upaya kita menjalin hidup ditengah masyarakat ini biar lebih islami. Sehingga pada tahap ideal akan terbentuk sebuah tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan hakikat kemanusiaan. Maka perjuangan yang meletakkan ‘nilai-nilai’ di atas sebagai dasar perjuangan, akan melahirkan sebuah iklim yang ideal, yaitu terciptanya sebuah bangsa yang menempatkan hakikat kemanusiaan di atas segala-galanya.
Para hadirin Jam’ah Jum’ah yang dimuliakan Allah
Di akhir khutbah ini saya mengajak diri saya sendiri dan jamaah sekalian, agar terus merenung bertafakkur, menimbang keadaan di sekitar kita. Merenungkan berbagai fenomena dan kejadian di sekitar kita, sudahkan kita melakukan sesuatu demi kebaikan bersama? Marilah kita jawab dalam hati kecil kita
بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ, وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
bersumber dari web PBNU Online
Makkah 21o25’ LU 39o50’ BT menjadi kiblat bagi ahlul ardli termasuk Indonesia.
Arah kiblat dari Indonesia ke Makkah : ke barat laut dengan ukuran derajat bervariasi sesuai dengan letak tiap kawasan pada garis lintang dan garis bujur. Contoh :
Kawasan lintang utara :
Pontianak 00o00’ katulistiwa 109o22’ BT : 22o44’37” AQ
Kawasan lintang selatan :
Posisi Arah Barat Indonesia
Wilayah lintang utara :
Wilayah lintang selatan :
Daerah-daerah yang bertemu dengan negara Tanzania :
informasi ini diambil dari web resmi PBNU, Klik disini
KH A. Ghazalie Masroeri
Ketua Lajnah Falakiyah PBNU
Arah kiblat dari Indonesia ke Makkah : ke barat laut dengan ukuran derajat bervariasi sesuai dengan letak tiap kawasan pada garis lintang dan garis bujur. Contoh :
Kawasan lintang utara :
- Sabang 05o54’ LU 095o21’ BT : 21o56’08” AQ
- Banda Aceh 05o35’ LU 095o20’ BT : 22o08’13” AQ
- Medan 03o38’ LU 098o38’ BT : 22o44’46” AQ
- Pekanbaru 00o36’ LU 101o14’ BT : 23o46’18” AQ
- Sambas 01o18’ LU 109o18’ BT : 22o18’19” AQ
- Tarakan 03o18’ LU 117o35’ BT : 21o12’59” AQ
- Gorontalo 00o34’ LU 123o05’ BT : 21o29’37” AQ
- Manado 01o33’ LU 124o53’ BT : 21o21’58” AQ
Pontianak 00o00’ katulistiwa 109o22’ BT : 22o44’37” AQ
Kawasan lintang selatan :
- Padang 00o57’ LS 100o21’ BT : 24o41’51” AQ
- Jambi 01o36’ LS 103o38’ BT : 24o15’42” AQ
- Palembang 02o59’ LS 104o47’ BT : 25o36’33” AQ
- Bandar Lampung 05o25’ LS 105o17’ BT : 25o17’11” AQ
- Serang 06o08’ LS 106o09’ BT : 25o18’03” AQ
- Tangerang 06o12’ LS 106o38’ BT : 25o11’55” AQ
- Jakarta 06o10’ LS 106o49’ BT : 25o08’31” AQ
- Pelabuhanratu 07o01’ LS 106o03’ BT : 25o36’23” AQ
- Bandung 06o57’ LS 107o34’ BT : 25o11’10” AQ
- Yogyakarta 07o48’ LS 110o21’ BT : 24o42’46” AQ
- Semarang 07o00’ LS 110o24’ BT : 24o30’17” AQ
- Surabaya 07o15’ LS 112o45’ BT : 24o01’45” AQ
- Palangkaraya 02o16’ LS 113o56’ BT : 22o43’23” AQ
- Banjarmasin 03o22’ LS 114o40’ BT : 22o51’38” AQ
- Samarinda 00o28’ LS 117o11’ BT : 21o59’21” AQ
- Ujungpandang 05o08’ LS 119o27’ BT : 22o28’04” AQ
- Kendari 03o57’ LS 122o35’ BT : 21o57’36” AQ
- Denpasar 08o37’ LS 115o13’ BT : 23o44’32” AQ
- Mataram 08o36’ LS 116o08’ BT : 23o32’22” AQ
- Kupang 10o12’ LS 123o35’ BT : 22o10’57” AQ
- Ambon 03o42’ LS 128o14’ BT : 21o28’23” AQ
- Fakfak 03o52’ LS 132o20’ BT : 21o14’40” AQ
- Jayapura 02o28’ LS 140o38’ BT : 22o09’12” AQ
- Sorong 00o50’ LS 131o15’ BT : 21o24’10” AQ
- Merauke 08o30’ LS 140o27’ BT : 20o09’06” AQ
Isu tentang adanya pergeseran arah qiblat dari sebagian besar masjid di Indonesia akibat gempa masih harus dibuktikan dengan penelitian yang seksama secara ilmiah melibatkan sejumlah ahli dari berbagai disiplin ilmu, termasuk ahli hisab-fiqh. Masjid-masjid yang arah qiblatnya tidak tepat pada umumnya disebabkan oleh kurang cermatnya dalam mengukur arah qiblat sejak awal mula memulai pembangunan masjid. Masjid-masjid yang sejak awal mula ketika memulai pembangunan sudah didasarkan pada pengukuran arah qiblat yang benar, ternyata hingga sekarang masih tetap standar.
Posisi Arah Barat Indonesia
A. Garis lintang 0o dari Pontianak ke barat melewati Kepri, Riau, Sumatera Barat, Samudra Hindia sampai ke Somalia selatan, tepatnya di utara kota Kismayu.
B. Semua daerah Indonesia yang berada di Lintang Utara dan beberapa daerah yang berada di Lintang Selatan bila ditarik garis ke barat akan bertemu dengan negara Somalia. Beberapa wilayah Indonesia tersebut yaitu :
B. Semua daerah Indonesia yang berada di Lintang Utara dan beberapa daerah yang berada di Lintang Selatan bila ditarik garis ke barat akan bertemu dengan negara Somalia. Beberapa wilayah Indonesia tersebut yaitu :
Wilayah lintang utara :
- Sabang
- Banda Aceh
- Medan
- Pekanbaru
- Sambas
- Tarakan
- Samarinda
- Gorontalo
- Manado
Wilayah lintang selatan :
- Padang
- Jambi
- Palangkaraya
- Sorong
- Jayapura
- Palembang
- Banjarmasin
- Kendari
- Ambon
- Fakfak
Daerah-daerah yang bertemu dengan negara Tanzania :
- Bandar Lampung
- Serang
- Tangerang
- Jakarta
- Pelabuhanratu
- Bandung
- Yogyakarta
- Semarang
- Surabaya
- Ujungpandang
- Denpasar
- Mataram
- Kupang
- Merauke
informasi ini diambil dari web resmi PBNU, Klik disini
KH A. Ghazalie Masroeri
Ketua Lajnah Falakiyah PBNU
Bagi para aktivis MI, nyang mo download buku penunjang bagi guru MI dalam mata pelajaran Fiqih Ibadah kelas 1,Silahkan Klik disini.
Rekan2 senang membuat gambar atau membuat desain obyek seperti undangan, brosur, spanduk, banner atau lainnya, maka rekan2 jangan jauh2 memilih software desain. Corel Draw adalah software desain yang paling mudah dikenal dan sudah familiar dikalangan para desainer walaupun software ini adalah software terendah peringkatnya dibandingkan dengan software desain lainnya seperti free hand, auto cad jeung lainna.
rekan2 tertarik belajar????Silahkan Klik disini.
rekan2 tertarik belajar????Silahkan Klik disini.
Siapa sich yang tahu software pengolah gambar photoshop? pasti kita sudah tahu semua apa itu photoshop. Nah, bagi teman2 yang mo mempelajari dan mengulik photoshop, kalian bisa pelajari disini. Silahkan klik disini
DediNews - Fenomena Lunar Perigee atau 'Bulan Super' yang terjadi hari ini diakui pengamat berdampak pada situasi Bumi. Namun, Indonesia tidak perlu khawatir.
Menurut peneliti senior astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Profesor Dr. Thomas Djamaludin saat dihubungi inilahdotcom, istilah Bulan Super (Super Moon) hanya dikenal di dunia astrologi berdasarkan konfigurasi benda-benda langit sehingga tidak didasari analisis ilmiah. Namun, tetap saja fenomena itu berdampak pada Bumi.
“Ini akan meningkatkan efek pasang surut air laut di mana air laut akan lebih tinggi dari rata-rata. Terkait dengan gempa, kita harus berhati-hati menganalisisnya. Memang sempat ada dugaan hubungan antara dua kejadian itu tapi perlu kajian ilmiah lebih lanjut,” ujar Thomas Djamaluddin via telepon.
Efek pasang surut bulan menurutnya, akan melepas energi yang memicu gempa. Tapi tetap saja, sebab utama gempa adalah pergeseran lempeng. Terkait dampak signifikan fenomena Bulan Super, Thomas memperingatkan keberadaan cuaca buruk yang bisa menyebabkan banjir rob.
“Biasanya bila ada cuaca buruk, otoritas yang bertanggung jawab seperti BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) pasti akan selalu memberi peringatan. Tapi faktor utama cuaca buruk dan pasang surut yang memperburuk keadaan,” ujar Thomas lagi.
Untuk penampakan, bulan lebih besar 7% dari rata-rata namun sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Jika kita menggunakan teleskop, maka bisa melihat saat magrib pada 19 Maret dan titik puncak pada dini hari 20 Maret jam 2:10 WIB.
Menurut peneliti senior astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Profesor Dr. Thomas Djamaludin saat dihubungi inilahdotcom, istilah Bulan Super (Super Moon) hanya dikenal di dunia astrologi berdasarkan konfigurasi benda-benda langit sehingga tidak didasari analisis ilmiah. Namun, tetap saja fenomena itu berdampak pada Bumi.
“Ini akan meningkatkan efek pasang surut air laut di mana air laut akan lebih tinggi dari rata-rata. Terkait dengan gempa, kita harus berhati-hati menganalisisnya. Memang sempat ada dugaan hubungan antara dua kejadian itu tapi perlu kajian ilmiah lebih lanjut,” ujar Thomas Djamaluddin via telepon.
Efek pasang surut bulan menurutnya, akan melepas energi yang memicu gempa. Tapi tetap saja, sebab utama gempa adalah pergeseran lempeng. Terkait dampak signifikan fenomena Bulan Super, Thomas memperingatkan keberadaan cuaca buruk yang bisa menyebabkan banjir rob.
“Biasanya bila ada cuaca buruk, otoritas yang bertanggung jawab seperti BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) pasti akan selalu memberi peringatan. Tapi faktor utama cuaca buruk dan pasang surut yang memperburuk keadaan,” ujar Thomas lagi.
Untuk penampakan, bulan lebih besar 7% dari rata-rata namun sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Jika kita menggunakan teleskop, maka bisa melihat saat magrib pada 19 Maret dan titik puncak pada dini hari 20 Maret jam 2:10 WIB.



